Recent News

Image and video hosting by TinyPic

Selasa, 30 Juli 2013

BACKPACKER KE LOMBOK-BALI DARI MAKASSAR



Oke, liburan kali ini, saya libur kuliah dari tanggal 14 juni hingga 19 agustus. Banyak waktu yang perlu diisi sehingga saya memilih 16 juni-30 juni di Hongkong, China,dan Shenzen. Kemudian 10-17 juli di Singapore dan 20 juli-29 juli di Lombok dan Bali. Kali ini saya akan menceritakan perjalanan backpacker saja untuk kedua liburan pertama itu saya anggap liburan private yang mungkin tidak akan saya bagi ,jadi saya akan bagi pengalaman yang saya beri judul menuju ke Rinjani tepatnya di Lombok 
 kali ini saya hanya membawa uang 1.500.000 dan alhasil untuk ke Lombok hanya mengeluarkan uang 1 .343.000



Baiklah kami memulai backpacker season 2 dimana personilnya saya (Siske), Camel , Alexander dan 2 personil baru Pretty dan Juqlin Intan. Kami memulai perjalanan ini dari Makassar, awalnya kami berniat ke Lombok untuk mendaki Rinjani,kami membrowsing kata “7 gunung untuk pemula” ternyata kami mendapatkan nama “Rinjani” sebagai gunung kedua tertinggi di Indonesia dan kami bukan orang yang perang tanpa senjata, kami membrowsing semuanya dari transport,pos-pos di gunung itu, perbekalan, pengalaman ibu-ibu hingga orang tua dan ada satu hal yang kami lupa, kami lupa mencari “bahaya mendaki gunung Rinjani” atau ”mitos Rinjani” kami  naik dengan modal nekad yang dimana tidak ada pengalaman naik gunung dan hanya terobsesi dengan 5 cm kami bermodalkan baju lengan panjang, sepatu lari pagi saya, ju dan pretty memakai sneaker dan membawa 1 popmie dan 3 mie indomie dan sekali lagi dengan banyak pertimbangan dari bung anis kami tidak menaiki rinjani. jika kau berkata "nekad yang menjadi bekalmu" maka kau hanya sampai di kaki gunung, memakai sepatu gunung tidak menjamin kau naik ke puncak gunung tapi hati bersih, jiwa sehat dan tekad sekeras baja yang akan menjadi sepatumu di atas puncak itu.Percayalah hal pertama yang kau butuhkan untuk naik gunung ialah jiwa yang bersih dan sehat .

 DAY 1
Baiklah saya akan memulai perjalanan kami ke Lombok selama 9 hari dan 8 malam dimana awalnya kami ingin sekali ke rinjani dan akhirnya berakhir pada Gili Nanggu di Lombok
Kami berangkat dari Makassar jam 12:20 dan tiba jam 13:30, yah makssar-bali hanya satu jam 10 menit dan ketika kami tiba yang di kepala kami hanya “bagaimana ke puncak rinjani segera” maka kami langsung menaikki taksi 450ribu menuju Padangbai perjalanan ke Padangbai sekitar satu jam setengah, sebenarnya kami bisa mendapatkan lebih murah jika kau menghubungi mobil rental biasanya 300-350 ribu ke padang bai namanya Pak wayan 085238674104, namun kami terlambat menghubungi sehingga kami naik taksi, sebenarnya hanya 400 ribu karena kami 5 orang (resiko di tilang polisi) sehingga kami harus bayar 450 ribu , akhirnya dengan keadaan yang capek kami naik taksi dan tiba di Padangbai jam 5-an dan kami langsung menaikki kapal yang jam 6 karena Ferry disini keberangkatannya tiap 2 jam sekali selama 24 jam dan perjalanaan 4 jam hingga ke Lombok tapi biasanya kapal tiba namun tidak bisa nyender karena pelabuhan penuh sehingga kami menunggu 2 jam,  harga tiketnya itu 40.000.setiba di Lombok kami tiba jam 10 malam namun sayangnya pelabuhan penuh sehingga hingga jam 12 untungnya teman kami camel ada kenalan di Lombok kami d jemput Om feki yang sabar menunggu kami nyender dan kami di antar ke mataram di dekat dengan taman kota sehingga posisi kami strategis .akhirnya kami bermalam disana dengan bermodalkan sleeping bag .

Airport tax: 40.000
Taksi  ngurah rai-lembar: 90.000 (harga asli 450.000 tapi bagi 5)
Tiket kapal: 40.000
Makan popmie: 7.000
Air: 5.000
Total 142.000

DAY 2
Keesokan harinya bapak timotius pemilik rumah berkata pada kami untuk memakan apapun dikulkas itu adalah anugerah bagi backpacker karena kami mendapatkan semuanya geratis dan kamipun memasak di rumah itu, yah kami memasak tempe masak sambel , sawi cah ,dan ikan telur. Kami seharusnya sudah langsung ke semabalun untuk mencari guide ke rinjani, namun bapak timotius berkata “tunggu saya punya kenalan guide yang selalu naik rinjani” kami menunggu dari pagi-siang –hingga hampir sore, kami bosan dan akhirnya kami bertualang saja dari pada menunggu tidak jelas kami jalan kaki hingga di perpempatan di taman sangkaraeng kami beniat ke pantai senggigih katanya menaikki angkot kuning lalu sebut Kebonroe dan naik angkot hitam ke Senggigih namun pada kenyataanya kami naik angkot dan kami hampir tertipu karena angkot itu bersedia mengantar kami ke senggigih dan ia tidak mengambil penunmpang lain, melihat gerak-gerik supir itu saya bereaksi dan berkata turunkan kami di pasar cakra saja, sampai di pasar ongkos 4000 per orang di minta menjadi 15 ribu perorang. Saya sebagai mama bandar di kelompok kami marah dan beradu mulut kemudian saya memberikan 35 ribu dan meninggalkan supir itu dan kami jalan di pasar cakra dan 200 meter dari sana kami melihat Pura Agung Narmada dan kami mengambil foto disana kemudian kami takut tertipu kami jalan kaki untuk pulang kerumah sekitar 3 kilometer dan sampai dirumah kami menuju rumah bung anis dan disanalah mata kami terbuka bahwa kami sangat tidak siap mendaki rinjani sehingga kami mendpatkan petuah yang luar biasa mata batin kami terbuka dan kami berjanji untuk mendaki disaat kami siap dan kami harus ke danau segarana .malamnya kami makan ayam taliwang yang menjadi khas orang Lombok.

Angkot : 7.000 (harga asli 35.000 kami ber 5)
Makan ayam taliwang : 35.000
Total : 42.000




DAY 3
Dan akhirnya esok pagi kami bergegas pindah ke daerah Pantai Senggigih, yah kami tak ingin merepotkan terlalu banyak Bapak Timotius sekeluarga, akhirnya kami memutuskan untuk pergi. Pagi hari kami siap-siap sekitar pukul 11 kami pamit pergi dan kami memanggil taksi dan membayar 50.000 hingga di dekat pantai senggigih kami diturunkan di hotel  batu… (lupa) dan harganya 300-an permalam! Kami kaget untuk anak backpacker itu mahal sehingga saya dan alex berjalan kaki sedangkan teman kami yang lain tinggal untuk menjaga barang,sekitar 2 kilometer berjalan kaki mencari penginapan murah dan kami istrahat,tiba-tiba Camel menelpon dan berkata ada bapak menawarkan penginapan hanya 100 ribu permalam dan free wifi kami pun menyuruh mereka naik mobil bapak itu dan di antar ke penginapan yang masuk ke dalam lorong yang bernama “hill view “ homestay jalan guru arum gang arjuna II/I Dengan cp : Saipul Hapid 0818366601,082145334033 kami dikasih kamar paling besar di lantai dua dengan harga 225 permalam dan untuk 5 orang dibanding harus 100 ribu perkamar dengan isi 2 orang jadinya lebih mahal ,sehingga kami memilih kamar family disitu itupun include breakfast untuk wifi..yah suka ngadat sih jikalau kamu mau stay hanya sekedar stay ini tempat yang bagus namun perlu waspadah harus berhati-hati karena kadang kala orangnya akan menjebak kita harus pintar jika ingin menginap disini, baiklah bapak yang menawarkan penginapan dan mengantar kami adalah sopir rental car dia member kami tour esok hari ke gili nanggu dengan harga 450.000 per hari maka kami menerimanya .ketika sore hari disana kami berniat ke pantai senggigih yang hanya 500 meter dari penginapan kami akhirnya sore itu kami ke pantai sengigih dan mengahbiskan malam disana kemudian sepulangngya kami makan sari laut yang berisikan ayam nasi dan tempe malamnya kamipun berkeliling saya melihat ada hotel elen yang katanya bagus juga sekitar 100 meter dari penginapan kami jikalau keluar lorong kami maka hotel elen berada di sebelah kanan namun kami sudah terlanjur booking untuk 3 hari disana .kamipun tidur untuk mempersiapkan ke Gili Nanggu keesokan harinya
Taxi :10.000 (harga asli 50.000 kami ber 5)
Penginapan sehari  : 45.000 (harga asli 225.000 kami ber 5)
Makan lesehan :18.000
Minum : 2.500
Total  : 70.500

DAY 4
Hari ke 4 inilah mulai uang kami habis, pertama kami harus menyewa mobil ke gili nanggu,menyewa kapal dan alat snorkeling .
Tips tour di Lombok untuk ke gili nanggu
1. cari harga mobil murah
2. bawa roti dari rumah
3. bawa minum sendiri karena tidak ada makanan di gili nanggu
4. sewa alat snorkeling dari penyebrangannya
5. ambil paket makan yang 25.000 perkepala (1 ikan+nasi+kangkung khas Lombok +air)

Okelah, pertama jam 8 pagi kami sarapan pancake dan the kemudian membeli roti dan di jemput mas piyung ke penyebrangan kemudian mass yep menyewakan kapal +alat snorkeling +makan kami ,mass yep ternyata mahasiswa juga mengambil jurusan IT ,dan dia berkata kalau mau dia bisa menyediaka  tenda dan menginap di pulau sebrang dekat gili nanggu ,tendanya hanya 50 ribu namunharga kapal sahja yang tinggi karena 250 ribu untuk ke sana dan jikalau esokan hari ingin pulang harus di jemput dengan kapal lagi, berarti 2 kali jemput seharga 500 ribu. Namun kamu bisa merasakan indahnya gili seakan kamu tinggal di resort pribadi di gili nanggu, hanya snorkeling 20 meter kau dapat melihat terumbu karang indah dan bersih belum tercemar dan sangat kurang orang .Inilah yang kami inginkan kalau terumbu karang sih masih bagusan Karimunjawa dan roti yang kami bawa untuk memberi makan ikan-ikan ,sebelum berangkat kami menyewa camera air di homestay kami 50.000 per hari.sampai jam 3 kami akhirnya di bawah ke gili kedis ,gili yang pulaunya kecil namun indah snorkeling disini kemudian kami kembali ke penyeberangan dan kami di sajikan makanan yang kami pesan sebelumnya (nambahnya suka-suka) setelah itu kami pulang dan mandi karena dari pantai bisa juga mandi di penyebrangan namun bayar 5.000 ,ketika malam kami hanya berjalan kaki dari penginapan kami dan mencari makan di cakpoer saya memesan jus pisang karena sudah beberapa hari tidak BAB wkwkwkwk
Mobil                    : 50.000 (harga asli 450.000 kami bagi 5)
Kapal                     : 60.000(harga asli 600.000 kami bagi 5)
Alat snorkeling : 50.000 (include kakai katak,kacamata snorkeling,dan jaket pelampung)
Makan siang      : 25.000
Roti                         :5.000
Jus pisang            : 10.000
Migoreng            : 14.000
Camera air          : 10.000(harga asli 50.000 kami ber 5)
Penginapan         : 45.000
Total                      : 269.000
CP:MAS SYEP 087765055566 Alat snorkling MAS PIYUNG 082146396000 mobil lombok





penyebrangan








mkanan di penyebrangan




gili kedis

   
 DAY 5
Hai kelima kami tour bersama pak piyung keliling Lombok mulai dari ke desa tenun,ke desa sasak,ke pantai kuta dan  terakhir tanjung aan
Oke kita mulai dengan desa tenun
Disini kami disinggahkan  ditempat enjual kain tenun,di sini kita di ajar menenun dan bahkan di cobakan baju traditional Lombok secara geratis
Desa sasak
Desa ini desa tertua di Lombok dengan adat yang sangat masih traditional dimulai dari bangunan rumahnya ketika dulu mereka mempercayai teluwatu (tigawaktu-sholat) maka tangga dalam ruang tamu menuju kamr tidur itu ada tiga kemudian sekarang telah 5 watu sehingga di tmabah 2 anak tangga lagi ,kemudian mereka membersihkan rumah mereka menggunakan kotoran sapi yang masih fresh setiap seminggu sekali,alasannya karena rumah mereka terdiri dari tanah liat kotoran sapi memepertahnkan bentuk lantai mereka dan kotoran sapi membuat rumah itu bebas nyamuk kemudian dalam tiap rumah hanya ada dua ruangan, ruangan pertama ruang tamu sekaligus tempat kumpul keluarga kemudian ruang kedua tempat melahirkan ,memasak dan anak gadis di tidurkan.tempat tidur tepat di samping alat masak agar asap dari memasak itu membuat atap mereka yang terbuat dari bamboo kuat dan bebas nyamuk juga kemudian ada yang unik jikalau kau ingin menikah maka kamu tidak boleh datang dan melamar si gadis yang kau inginkan itu ,menurut adat disana hal itu sama dengan penghinaan bagi keluarga perempuan .Yang harus kau lakukan ialah menculik anak perempuan dan memberi utusan ke keluarganya bahwa anaknya tidak hilang namun telah di nikahi,seperti itu sehingga tidak ada kata tidak direstui orang tua sehingga orang tua harus setuju dan ketika mereka telah menikah mereka akan diberikan rumah kecil untuk bulan madu,ketika mereka bisa membangun maka rumah mereka yang kecil di berikan pada orang yang tua (nenek-nenek),semua gadis Lombok/sasak ini harus pandai menenun itulah syarat un tuk menikah mereka menenun asli alami,mereka menggunakan pewarnaan alam seperti daun,kopi,kunyit d.l.l) dnan jangn lupa kalian harus membayar jetika masuk (seikhlasnya)
Pantai kuta dan Tanjung a’an
Ini adalh surge! Sumpah! Sepi tenang dan pasir sseperti merica,kalau tanjung aan itu pasir putih dan memang sangat cetar membahana ,pantai kuta bali d.ll kalah .dan jikalau kalian mau bisa menginap di homestay kuta hanay 100.000 permalam dengan CP toru home stay :087865758885 ,kalau ssaya punya waktu lebih saya akan tinggal disini selama-lama mungkin ini tempat yang sangat tenang ,kamipun makansiang disana
Kami seakan tersihir oleh keindahan dua tempat terkhir asli kami hanay bisa menganga dan takjub akan keindahnnya KAMU HARUS KEDUA TEMPAT INI            

Kamipun kembali ke penginapan,ma;amnya kami ke warung senggigih dan minum –makan malam disana 


Mobil                                                    : 50.000 (harga asli 450.000 kami ber5)
Masuk desa sasak                            : 4.000 (kami memberi 20.000 dan bagi 5)
Bayar tour guide                               : 5.000 (harga asli 25.000 bagi 5,namun alex memberi  tambahan 50.000 karena ia sangat excited dengan tempat ini,dia berharap desa ini harus di pertahnkan)
Maka di kuta                                      : 23.000
Penginapan                                        : 65.000
Minum                                                 : 2.500
Makan di warung sengigih           : 35.000 (gado” +jus pisang +dessert free)
Bayar om penginapan                    : 5.000 (harga asli 25.000 ber 5)
Total                                                      :189.500


Kami bayar om penginapan karena kamera air yang kami sewa harus dipindahkan datanya dan kami punya fd sendiri katanya biaya warnet 10.000 kemudian kami berikan sepulang dari pantai dia bilamg dia tidaka pux ardrider harus sewa dan bnayak alsan lainnya sehingga ia bilamg total 25.000,begitulah kami agak sedikit merasa di bohongi
kuta beach on lombok island
tanjung aan
tanjung aan
tanjung aan
tanjung aan
tanjung aan
kuta beach on lombok island


nenun




view from Tanjung aan ,Lombok


sasak village



 DAY 6
Keesokan harinya kami checkout pukul 12:00, kamiberpikir harus ke lembar dahulu untk ke Denpasar karena tiket kami di Denpasar untuk kembali ke Makassar tapi kalau brgkt ke lembar kami tiba di bali kami tidak punya tujuan dan hotel yang kami tahu..akhirnya kami putuskan bermalam di kapal saja oleh karena itu kami harus naik kapal jam 12 malam agar tiba jam 5 subuh dan kami menelpon om Wayan yang tak sempat kami hubungi ketika tiba di bali agar menjemput kami ketika tiba (hitung-hitung lebih murah dibanding cari mobil ke kota baru sewa mobil untuk tour lagi. Kemudian kami menunggu saja di afa midi kami duduk minum sikat gigi di depan alfa midi kebetulan ada tempat duduknya tiba-tiba ada om yang bermuka ramah ini cerita-cerita dan bertanya asal kami kami menjawab kami dari Makassar,dia menawarkan kami tour setengah hari lalu mapai ke lembar dengan harga 200.000,katanya tournya jam stgh 3 sampai jam 7 malam sudah di lembar,kami berpikir jikalau terlalu lama menunggu di lembar akan bosan sekali mending menunggu di Alfamidi,kebetulan ternyata bapaknya orang bali ketika saya memancingnya dengan bahasa bali,bapaknya langsung perkenalkan diri dan menyebut namanya Wayan, cerita-demi cerita bapaknya berkata kalau mau ke Lembar malam hari ,bapaknya tidak bisa mengantar ia harus pulang melihat anaknya karena Lembar-Senggigi itu 2 jam-an,namun cerita-demi-cerita tiba-tiba bapak memberi kami tumpangan geratis ke Malimbu karena kasihan melihat kami duduk di depan Alfa midi,dan ia berjanji kalau malam jam 7 ia akan kembalikan kami di Alfamidi untuk mencari mobil lain  ke Lembar, Bapak ini sangat ramah dan baik ia pandai di ajak cerita politik,sejarah hingga masalah keluarga, ia bukan sekedar sopir ia serasa teman kami yang telah tinggal di Lombok  dan ia membuang waktunya untuk mencari nafkah hingga sunset ia menemani kami di Malimbu. kamipun minum air kelapa di atas sana,dan sepulangnya kami makan di cak poer lagi dan menawarkan makan dengan pak wayan yang baik hati,dia pun memesan seadanya dan tidak ribet kemudian  menawarakn diri mengantar kami ke lebar dengan harga 150.000 saja, kalau mau dipikir ia harus pulang kosong karena mengantar kami pergi dan pulangngya tidak ada tumpangan namun hatinya yang begitu baik ia rela mengantar kami,dan ia memberikan tarif murah sehingga bapak wayang menjadi RECOMMENDED!  dibanding mas piyung yang mengantar kami tanpa cerita dan perjalanan terasa lama sekali,kemudian sampai Lembar kami membeli tiket ferry jam  12 malam dan menunggu di waiting room dan menelpon om wayan (sopir yang terprcaya beberapa kali mengangkut saya di bali di liburan-liburan sebelumnya) om wayan menjemput kami di padang bai dan langsung tour ke tempat-tempat yang kami inginkan dnagan harga 500.000 saja itupun hingga jam  09.00 malam dan dia menjemput kami jam 06.00 subuh di Padang Bai .ia sopir yang sangat baik bahkan penginapan pun  ia yang carikan .kwkkwkww
Minum es kelapa                             :6.000
Bayarkan es kelapa om wayan   :1.000 (harga es kelapa 6000 kami ber 5)
Makan cak poer                                                :14.000 (saya bawa air sendiri)

Bayarkan om wayan                       :5.000 (harga asli 25.000 kami ber 5)
Tiket ferry ke padang bai              :40.000
Mobil senggigi-lembar                   :30.000 (harga asli 150.000 kami bagi 5)
Total                                                      :96.000

CP RECOMMENDED SOPIR LOMBOK 
OM WAYAN (LOMBOK) :081803646422
OM WAYAN (BALI)          :085238674104 

malimbu view

DAY 7
Kami tiba diluar dugaan ,jam 5 kapal kami sampai dan pelabuhan penuh hingga jam 09.00 pagi baru nyender kami mencari om wayan dan om wayan mengantar kami ke daerah klungkung katanya dahulu tempat kerajaan terkaya dan sekrang menjadi sebliknya karena daerah ini jauh dari tempat wisata kami ke taman gili kerta gosa kemudian kami menuju tempat makan bagul (babi-guling),makanan favorite saya hahahah.kemudian menuju ke krina,jogger dan ke uuwatu mennton tarian kecak dan kembali ke penginapan ,awalnya kami mau d poppies line katanya murah namun om wayan tidak setuju katanya tidak amna dan lain-lain kami pun mencari d jalan raya kuta kami dpat wisma bima cottages dimana ada kamar 100 ribu permalam namun itu sudah penuh yang ada kamar cactus 300.000 untk 4 orang namun karena lebih seoran g maka nambah menjadi 325.000,kamar ini ada ruang tamu,dan 2 ranjang queen bed ber-ac,bersih dan aman itupun include breakfast yang berupa nasi,dan hanya 500 meter dari pantai dan 30 meter dari jogger.kemudian setelah itu kami ajak pak wayan makan tapi ia tak mau (ingin makan bersama keluarga katanya) ,kami makan nasi pedas ibu andika (makanan wajib untuk anak kuliahan)
Mobil sewa                         :100.000
Babi guling                          :20.000 (nasi+the+nasilagi)
Tiket masuk kerta gaso  :15.000
Tiket masuk uluwatu      :20.000
Tiket nntn tarian kecak  :70.000
Wisma bima                       :65.000 (harga asli 325.000 kami bagi 5)
Makan ibu andika            :24.000
Total                                      :314.000

DAY 8
 
kerta gaso taman
Keesokan harinya itu hari minggu kami bergereja ,kalau untuk bergereja ada gereja protestan did eat patung kuda di jalan raya tuban gereja GPIB EKKLESIA hanya 2 kilo dri penginapan sekitar 40 menit berjalan kaki dan saya berjalan kaki, sepulang gereja saya makandi bebek tepi sawah (snack wajib) kemudian pulang saya menaikki taksi karena habis makandan alsan panas sekali hehehhhe,sampai di hotel istirahat dan seharian saya habiskan utnuk ke legian serta pantai kuta menyaksikan sunset dan tak lupa makan iga bakar afrika yang ada di dekat legian,s etelah makan saya menemani mereka makn nasi tempong khas bali
ULUWATU VIEW
Bebek tepi swah              :124.000 (saya bayar kredit ini tidak bisa di hitung untuk backpacker tpi sudah kepingin banget)
Taksi dri bebek tepi sawah-wisma bima                 :20.000
Iga bakar                                                              :40.000
Penginapan                                                        :65.000
Total                                                                      145.000

kuta beach on bali









DAY 9
Keesokan harinya kami harus pulang sebelum pulang kami makan nasi pedes ibu andika dan meluncur kebandara menaiki taksi
Nasi pedes                          :27.000
Taksi                                      :8.000 (harga asli 40.000 dan kami ber 5)
Airport tax                          :40.000
Total                                      :75.000

Kami menaiki psawat 15:30 dan delay hingga 16:30 setelh itu      
WELCOME MAKASSAR, pengalaman backpacker season 2 ini memang tak kalah serunya, selagi kita muda ayo coba liburan ala backpacker, saya jamin kau merasakan liburan yang berbeda ingat cuman ada 3 hal untu backpacker ”niat,hati yang sama dan uang” niat utuk pergi, hati yangsama dimana kau temukan teman mau susah dan sedih sama kamu dan uang untuk kita menjelajah target yang kau inginkan”.
Selama 2 kali backpacker ini yang sya pelajari kami selalu tak pernah sesuai jadwal dengan kata lain kami harusnya berada di puncak rinjani malah menjadi di puncak tanjung aan, sejauh kau masih bisa melihat jalan dan kau punya kaki melangkah cobalah melangkah hingga kau tahu dimana Tuhan ingin kau melihat sebgain ciptaannya. keep moving guys! Selamat liburan!senang berbagi dengan kalian

Jadi uang yang kami sediakan untuk backpacker kali ini dengan 9 hari 8 malam dan 2 kota (bali+Lombok)dan 2 pulau kecil(gili kedis dan naggu) adalh

142.000+42.000+70,500+269.000+189.500+96.000+314.000+145.000+75.000=1.343.000 + uang pesawt 450.000 jadi RP.1.793.000

JIKA MAU INFO LEBIH LANJUT BISA EMAIL SAJA SISKEFRAN@YAHOO.CO.ID 



 

menurut anda?

2 komentar:

dona diamond mengatakan...

Thanks.. yaaa.. buat cerita kamu...
ntr gue telpon ke 2 om itu..
hehhehe.....

gue mau backpacker sendirian..
posting kamu.. mmbntu bgt

Fran Siske mengatakan...

ia sama-sama dona :D . smngt backpackerx

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management